You Are Here: Home » Berita » Wakil Walikota Bontang Minta Perempuan Peduli Kesehatan

Wakil Walikota Bontang Minta Perempuan Peduli Kesehatan

Wakil Walikota Bontang Basri Rase memukul gong tanda dibukanya pencanangan Kesatuan gerak PKK-KKBPK Kesehatan di Kota Bontang

Wakil Walikota Bontang Basri Rase memukul gong tanda dibukanya pencanangan Kesatuan gerak PKK-KKBPK Kesehatan di Kota Bontang (BKKBN Kaltim/Aditya)

IPKB Kaltim – Wakil Walikota Bontang Basri Rase mengingatkan kepada kaum perempuan untuk lebih peduli dengan kesehatannya melihat peran perempuan sangat penting  terhadap program  Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

Hal itu disampaikan Basri Rase  saat memberikan sambutan pada Pencanangan Kesatuan Gerak PKK- KKBPK  Kesehatan di Kota Bontang yang dihadiri sejumlah anggota PKK Kota Bontang, Dinas Kesehatan, calon akseptor KB.

“Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi kita mengedepankan peran keluarga dalam pembangunan masyarakat yang tangguh dan sejahtera,” katanya

Ia mengatakan keluarga  merupakan unit terkecil dalam masyarakat sehingga pembinaan setiap keluarga yang tangguh, maka masyarakat juga akan tangguh, pembentukan karakter generasi penurus di bentuk dalam keluarga.

Menurutnya dalam proses pembangunan adanya keberagaman  maka perlu adanya kesatuan gerak, kesatuan pikiran, kesatuan pandangan dari berbagai elememen. Oleh karenanya  dalam kesatuan  tersebut membutuhkan kekompakan dan  kebersamaan  sehingga mampu melakukan transformasi  yang baik dan sukses.

Basri menjelaskan dengan adanya program KKBPK guna mewujudkan keluarga kecil sejahtera dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta memperhatikan kesehatan reproduksi dengan melakukan pemeriksaan dini, iva test dan pap smear serta pelayanan KB gratis menjadi kesetuan gerak dari berberapa elemen.

Sementara itu Ketua Tim penggerak PKK Kota Bontang,Sri Hafidah mengatakan pencanangan kesatuan gerak PKK-KKBPK Kesehatan bertujuan  di antaranya terpenuhiya kepesertaan KB baru di Kota Bontang.

“Tercatat hingga September 2017 di Kota Bontang dari target sebesar 2.566 kepesertaan KB dan  baru terpenuhi  1.377 akseptor atau sekitar 78 persen,” katanya.

Lanjut Sri Hafidah jadi untuk mengejar kekurangan target dalam tiga bulan terkahir yakni Oktober, Nopember dan Desember harus terpenuhi peserta KB baru sebanyak 1.189 akseptor atau sekitar 22 persen.

Menurutnya belum tercapainya target di daerah maka akan berdampak pada pencapaian target Provinsi Kaltim  yakni target sebesar 5.226 akseptor dan baru tercapai sekitar 1.996 akseptor  atau baru terealisasi sekitar 38 persen.

“Jadi masih kekurangan sebanyak 62 persen dan dalam waktu tiga bulan hingga akhir tahun kami berusaha  target di Kota Bontang   yang tersisa 22persen dapat tercapai,” ujar Sri Hafidah.

Lanjut Sri Hafidah pada pencanangan Kestauan Gerak PKK-KKBPK Kesehatan diadakan pelayanan KB gratis, implan dan IUD serta pemeriksaan iva test dan pap smear dan jumlah peserta yang sudah mendaftar sebanyak 50 orang.(*)

 

 

About The Author

Number of Entries : 380

Leave a Comment

All right Reserved © 2015 IPKB Kaltim Powered By WP-by Design K-Website

Scroll to top