share on:
Plh Kabid Dalduk BKKBN Kaltim Aris Ananta (Kanan) foto bersama Kader dan PLKB Balikpapan.

IPKB Kaltim – Pelaksanaan uji coba register pendataan keluarga kelahiran, kematian, datang dan pindah ( R1 Lampit) sejak 27 Agustus hingga 27 September 2018 di kota Balikpapan berjalan sukses.

“Adanya register pendataan yang dilaksanakan ternyata lebih cepat diketahui data-data warga, baik kelahiran, kematian, datang dan pindah karena para kader cukup antusias melakukan pendataan maupun warga yang didata,”kata Sekretaris Kampung KB Selili Diankinasih, Kelurahan Manggar Kecamatan Balikpapan Timur, Neni Talinda.

Ia mengatakan di Kampung KB Selili Kinasih meliputi lima RT, para kader yang diberikan formolir R1 cukup tanggap mendata warga dan membuat laporan ke Kampung KB, sehingga data-data menjadi akurat dan valid.

Diungkapkan Neni selama pelaksanaan pendataan belum ada kendala dan berjalan lancar, tetapi ada sedikit persoalan bagi pendatang yang belum tinggal selama enam bulan, karena di Kota Balikpapan syarat menjadi penduduk Kota Balikpapan harus tinggal minimal enam bulan.

“Meskipun ada pendatang baru belum mencapai enam bulan tinggal, kemudian pindah lagi tetap dicatat di buku lain didata Kampung KB,”katanya.

Hal senada diungkapkan Saniah pengurus Kampung KB Seraya Adika ,di Sepinggan Raya bahwa pendataan keluarga di enam RT yakni RT 17,18,19,20,21 dan 22 berjalan lancar tidak ada kendala.

“Pendataan R1 Lampit berjalan lancar karena mendapat dukungan dari para kader dan warga di setiap RT,”katanya.

Sementara itu PLKB Balikpapan Suminaramdika merasa bangga terhadap para kader dan pengurus Kampung KB Seraya Adika yang melakukan pendataan di enam RT, karena data-data keluarga tersebut sangat bermanfaat.

“Kita dapat melakukan croscek dan mengetahui perkembangan data, profil kampung KB. Selain itu misalnya dapat melakukan intervensi sasaran dengan ibu hamil untuk persiapan menjadi calon akseptor KB,”katanya.

Aris Ananta Plt Kabid Pengendalian Penduduk (Dalduk ) Perwakilan BKKBN Kaltim mengatakan register pendataan Lampit di Balikpapan sebagai uji coba, ternyata hasilnya sesuai seperti yang diharapkan.

“Program ini sebagai sasaran jangka pendek, kemudian untuk jangka menengah akan dilaksaankan pada 2019 di Kota Balikpapan, Samarinda dan Kabupaten Kutai Kartanegara, sedangkan untuk jangka panjang dilaksanakan di seluruh Kaltim,”katanya.

Aris menambahkan pendataan R1 Lampit hasilnya lebih akurat dan valid karena dilakukan by name by address sesuai nama dan alamat, jika dibanding pendataan lain berdasarkan survei dan sample.(*)

share on: