You Are Here: Home » Berita » Tokoh Agama Diharapkan Mampu Meyakinkan Masyarakat

Tokoh Agama Diharapkan Mampu Meyakinkan Masyarakat

Tokoh AgamaIPKB Kaltim-  Perwakilan BKKBN  Provinsi Kalimantan Timur mengharapkan peran  tokoh  agama  dimasyarakat dapat meyakinkan   program Keluarga Berencana  dan Pembangunan Keluarga (KBPK)  yang bertujuan untuk  menciptakan keluarga kecil, sejahtera  dan berkualitas.

“Peran tokoh  agama sangat penting   untuk menjembatani ,karena memiliki kedekatan  secara emosiaonal  dengan masyarakat,” kata Kepala Perwakilan  BKKBN Kaltim, Yenrizal Makmur usai membuka Orentasi Program Kependudukan, KBPK  bagi tokoh agama di Samarinda, selasa (9/6).

Ia mengatakan, keterlibatan tokoh  agama  dalam  menyampaikan program pembangunan  Kependudukan dan KB sangat efektif,   mengingat masyarakat Indonesia  masih memperhatikan  ucapan dan anjuran para tokoh  agama yang menjadi panutan umat.

Oleh karena itu para tokoh agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu dan Budha  perlu mendapatkan wawasan  tentang program KBPK,  meskipun sebenarnya mereka sudah memiliki wawasan yang cukup luas, namun  ada beberapa  hal yang mereka juga perlu ketahui   sesuai perkembangan dan kebijakan pemerintah tentang program KBPK.

Menurutnya  tokoh agama  diharapkan mampu meyakinkan  kepada masyarakat bahwa program  kependudukan dan KB tidak bertetangan dengan ajaran agama  yang mereka anut dan tidak menganggu kesehatan, bahkan untuk mencapai  keluarga lebih sejahtera,” katanya.

Yenrizal Makmur  menjelaskan Indonesia memiliki penduduk cukup banyak  menduduki urutan ke empat di dunia dan tidak didukung dengan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Hal itu terlihat dari Indeks Pembangunan Manuasia (IPM) Indonesia  berada pada urutan ke 124 dari 187  negara di dunia.

Menurutnya apabila  program KBPK  tidak berjalan dengan baik, maka dikhawatirkan akan terjadi ledakan penduduk (Baby boom).  Berdasarkan proyeksi   penduduk Indonesia   pada 2050 mencapai 298 juta jiwa, jika kualitas SDM nya masih rendah maka akan menjadi permasalahan sosial dan beban negara.

Dikatakannya solusi yang tepat  untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan melakukan pengendalian penduduk  dengan melaksanakan program KBPK ,  salah satunya  mengatur  jarak kelahiran, meningkatkan taraf kesehatan , pendidikan dan keagamaan sehingga  perlu peran tokoh agama dalam melakukan advokasi.

“Program KBPK  menginginkan anak Indonesia yang lahir  sehat dan berkualitas  serta mampu menjadi asset  bagi pembangunan, terlebih dengan adanya bonus demografi,” kata Yenrizal Makmur.

Sementara itu salah satu tokoh Agama dari Kabupaten Kutai Barat, H.Nanang mengungkapkan peran tokoh agama  di daerah  pada kesempatan tertentu  memberikan wawasan  program KB  kepada masyarakat.

“Allhamdulillah masyarakat  mulai memahami program KB dapat meningkatakan SDM dan kualitas  hidup. Sebelumnya mereka beranggapan banyak anak banyak rezeki tetapi hal itu sudah ditinggalkan. Sebab mana mungkin mereka dapat memberikan kebutuhan sehari-hari, pangan,   pendidikan, kesehatan yang layak jika memiliki banyak anak,”Kata Nanang.(*)

About The Author

Number of Entries : 380

Leave a Comment

All right Reserved © 2015 IPKB Kaltim Powered By WP-by Design K-Website

Scroll to top