You Are Here: Home » Berita » Surya Chandra Canangkan Kampung KB “Merudung”

Surya Chandra Canangkan Kampung KB “Merudung”

Kepala BKKBN RI Surya Chandra Surapaty ketika mencanangkan Kampung KB" Merundung" di Desa Jelarai Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan.

Kepala BKKBN RI Surya Chandra Surapaty ketika mencanangkan Kampung KB” Merundung” di Desa Jelarai Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan.

IPKB Kaltim – Pada rangkaian  peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke XXIV di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) , Kepala BKKBN RI, Surya Chandra Surapty  mencanangkan Kampung KB “Merudung” di Desa Jelarai Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan.

“Kampung KB merupakan upaya untuk meningatkan kesejahteraan keluarga. Ditargetkan pada tahun 2017 setiap kecamatan satu  kampung KB, sebelumnya pada tahun 2016 pencanangan kampung KB oleh Bapak Presiden Jokowi, setiap kabupaten dan kota, satu Kampung KB,”katanya di Tanjung Selor, Sabtu (9/9).

Ia berharap dengan adanya pencanangan Kampung  KB maka program pembangunan manusia bisa langsung menyentuh kepada masyarakat setempat. Kampung KB bukan hanya dicanangkan tetapi  harus direalisasikan  program-program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) dengan program lintas sektroral lainnya.

Jadi Kampung KB tidak hanya berhenti pada sebatas seremonial pembentukan, tetapi diharapkan keberlanjutan  dan bersinergi  dengan  berbagai  sektor pemerintah dan  swasta.

Menurutnya di Kampung KB tersebut  dapat dilihat kualitas manusianya, apakah tingkat kemiskinan berkurang, kualitas kesehatan, pendidikan , ekonomi masyarakat meningkat di banding sebelum adanya kampung KB.

Lanjut Surya Chandra Kampung KB dicanangkan pada daerah miskin, padat penduduk, tertinggal, terpencil, dan  daerah nelayan di seluruh Tanah Air. Program KKBPK harus lebih fokus kepada masyarakat kurang mampu dan tidak memiliki akses terhadap fasilitas kesehatan.

“Sasaran Kampung KB utamanya adalah penduduk yang tinggal di daerah  miskin, padat penduduk, kurang memiliki akses kesehatan, terpencil, pesisir, kumuh dan kesertaan ber-KB nya masih rendah,” tegasnya.

Surya Chandra menjelaskan  semenjak otonomi daerah atau era reformasi , program KB di tinggalkan masyarakat, untuk itu perlu digaungkan kembali, salah satunya dengan pencanangkan Kampung KB di desa- desa, kacamatan dan kabupaten/kota.

Sementara Bupati Bulungan Sujati mengatakan di Kabupaten Bulungan  terdapat 10 Kecamatan dan Kampung KB terus dicanangkan  hingga terpenuhi 10 Kecamatan sesuai yang ditargetkan pemerintah.

“Kampung KB yang sudah dicanangkan di Desa Punan Dulau,Kecamatan Sekatak, dan di Desa Jelarai Kecamatan Tanjung Selor,” katanya.

Dikemukakan Sujati Pemerintah Kabupaten Bulungan sangat mendukung program KKBPK baik dari segi anggaran maupun personil, seperti saat ini saja jumlah tenaga PLKB berjumlah sebanyak 34 orang yang semuanya hasil rekrutmen Pemerintah Kabupaten Bulungan.

Diakuinya bahwa jumlah desa di Kabupaten Bulungan sebanyak 81 desa, sementara jumlah tenaga PLKB 34 orang  meskipun demikian kondisi tersebut masih kurang, sebab idealnya satu desa satu tenaga PLKB.

Sujati menambahkan selain itu  juga kondisi geografi Kabupaten Bulungan yang masih terbatas terutama transfortasi untuk  daerah daerah pedalaman menjadi kendala dalam menggalakkan program KKBPK, untuk itu pemerintah Kabupaten Bulungan memprioritaskan pada kebutuhan dasar seperti  pembangunan inprastruktur jalan dan jembatan.(*)

 

 

 

About The Author

Number of Entries : 380

Leave a Comment

All right Reserved © 2015 IPKB Kaltim Powered By WP-by Design K-Website

Scroll to top