share on:

Kampung KB Samarinda (2)IPKB Kaltim-  Perwakilan BKKBN Provinsi Kaltim dan Pemerintah Kota Samarinda mencanangkan  kampung KB di Kelurahan Sungai Dama, Kecamatan Samarinda Ilir sesuai program BKKBN pusat  yang akan membentuk Kampung KB di seluruh Indonesia.
“Pencanangan  Kampung KB  ini  sesuai arahan Bapak Presiden RI pada pencanangan Kampung KB tingkat Nasional  14 Januari 2016 di Kabupetan Cirebon Provinsi Jawa Barat,” kata Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim, Sukaryo Teguh Santoso  pada acara Pencanangan Kampung KB  di Samarinda,Senin (29/2) .
Ia mengatakan BKKBN pusat pada tahun 2016 akan membentuk 582 kampung KB diseluruh Indonesia dan ditergetkan satu kabupaten / kota memiliki satu kampung KB,  guna memperluas akses pelayanan bagi warga khususnya yang berada di wilayah miskin, padat penduduk, tertinggal dan terpencil.
Menurutnya di Kota Samarinda , Kelurahan Sungai Dama ada tiga Rukun Tetangga (RT)   yakni RT25,RT26 dan RT27 yang ditetapkan menjadi wilayah Kampung KB tingkat Provinsi Kaltim.
Sukaryo Teguh Santoso  menjelaskan penetepan Kampung KB tersebut berdasarkan pertimbangan dan kretaria  di antaranya jumlah KK sebanyak 275 , jumlah PUS yang ada hanya 50,5persen yang sudah ber KB dan 49,5 persen belum ber KB.
Kemudian di Kelurahan Sungai Dama terutama di tiga RT tersebut  termasuk daerah kumuh dan belum terbentuknya  Bina Keluarga Balita (BKB) dan Bina Kelurga Lansia (BKL).
Selanjutnya  komitemen  dan dukungan pemerintah kota Samarinda,  tokoh, kader serta masyarakat yang  cukup tinggi.
“Kampung KB ini menjadi pilot project atau percontohan yang merupakan implementasi dan revitalisasi program KB ditataran grass root atau akar rumput paling bawah di tingkat RT,RW dan Dusun,” katanya.
Sementara itu Walikota Samarinda, Syaharie Jaang  yang  diwakili  Plt Sekda Pemkot Samarinda, Riduan Tassa mengatakan  dibentuknya kampung KB di Kelurahan  Sungai Dama tentunya akan besar manfaatnya bagi warga.
“Kami berterima kasih Samarinda menjadi percontohan pembentukan kampung KB  di Kaltim,   artinya  Samarinda mendapat perhatian dari pemerintah, mendapatkan kontribusi anggaran serta  sarana dan prasarana,” katanya.
Riduan Tassa berharap dibentuknya kampung KB akan  dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang merupakan program nasional.  Nantinya SKPD terkait akan melakukan melakukan pembinaan.
“Kegiatan Kampung KB nantinya akan terintegrasi  dengan instansi tehnis lainnya  seperti  pelaporan dan pendataan,” kata Riduan Tassa (*)

share on: