share on:
PPKB Malinau Telah Tuntaskan Kegiatan 2012

IPKB Kaltim.com, Malinau- Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Malinau, Provinsi Kaltim, sepanjang 2012 telah menuntaskan berbagai kegiatan teknis dengan total senilai Rp2,162 miliar dari APBD setempat.

“Dana sebesar itu untuk 17 item kegiatan mulai Januari hingga Desember 2012. Kegiatan ini untuk mendukung program kependudukan, meningkatan kreativitas perempuan, dan keluarga berencana,” ujar Kepala Seksi Keluarga Sejahtera Kantor PPKB Malinau, Kaleb SE di Malinau, Senin (17/12).

Kegiatan yang dilakukan di antaranya melakukan pembinaan dan pembekalan pelatihan Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) dengan dana total Rp100 juta.

Kemudian untuk sosialisasi dan pembinaan tentang informasi penyakit menular HIV/AIDS dan cara pencegahannya, minuman keras, dan narkoba yang menggunaka anggaran total senilai Rp350 juta.

Untuk pelatihan perencanaan penganggaran reponsif gender sebesar Rp112 juta, untuk pembinaan Usaha Peningkatan Pendapatan dan Kesejahteraan Keluarga (UPPKS) dengan nilai Rp50 juta.

Kegiatan UPPKS di antaranya memberikan pelatihan kepada kelompok peserta KB tentang memanfaatkan sumber daya yang ada di lingkungan sekitar, seperti pembuatan kue dari bahan lokal, membuat anyaman, dan lainnya agar hasilnya dapat dijual untuk menambah pendapatan keluarga.

Selanjutnya untuk pembinaan organisasi perempuan dengan nilai Rp75 juta, pelaksanaan sosialisasi advokasi percepatan pelaksanaan pengarustamaan gender dengan nilai Rp200 juta.

Kegiatan untuk pusat pelayanan terpadu terhadap pemberdayaan perempuan dan anak senilai Rp30 juta, sosialisasi tentang Kabupaten Layak Anak senilai Rp75 juta, sosialisasi dan pembinaan para lanjut usia (lansia) senilai Rp100 juta.

Kegiatan advokasi kelembagaan kelompok kerja (Pokja) pengarustamaan gender senilai Rp125 juta, bimbingan teknis analisa gender dalam pelaksanaan penganggaran dengan menggunakan dana Rp250 juta.

Berikutnya adalah untuk peningkatan tenaga kesehatan gizi ibu bayi dan anak bagi keluarga miskin dengan nilai Rp244,9 juta, kemudian untuk sosialisasi dan pembinaan PPKBD dan Posyandu yang menggunakan dana total Rp100 juta.(gf)

Tags:
share on: