share on:

 

Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim menyerahkan bantuan kendaraan operasiaonal untuk PLKB Samarinda kepada Walikota Samarinda Syaharie Ja’ang di halaman Kantor Badan KBKS Samarinda

IPKB Kaltim.com, Samarinda-  Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB)  Kota Samarinda mendapatkan bantuan kendaraan operasional roda dua dari BKKBN pusat yang diserahklan oleh kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kaltim, Jufri Yasin  kepada Walikota Samarinda, Syaharie Ja’ang.

“Sebanyak 41 unit kendaraan roda dua kita serahkan untuk  operasional PLKB Kota Samarinda dalam menjalankan tugasnya dilapangan,” kata Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kaltim, Jufri Yasin , usai acara penyerahan  bantuan sejumlah peralatan  kepada  Walikota Samarinda, di halaman kantor Badan KBKS Samarinda, Selasa (15/1).

Tujuan dari bantuan tersebut guna mendukung sekaligus memberikan kemudahan bagi operasional PLKB di masyarakat,  terutama dalam upaya memberikan penyuluhan  hingga ke tingkat desa bahkan rumah tangga  yang terpencil.

Bahkan lanjut Jufri, dengan dukungan sarana operasional berupa sepeda motor serta perlengkapannya maka pelayanan dapat dilakukan dari rumah ke rumah. Sesuai keinginan Gubernur Awang Faroek terkendalinya pertumbuhan dan pertambahan pendudukan melalui program KKB.

Sementara itu Walikota Samarinda  Syaharie Ja’ang mengemukakan tekadnya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk ber-KB melalui peran dan kinerja PLKB, sehingga pertumbuhan dan pertambahan penduduk melalui kelahiran lebih dapat dikendalikan.

“Bantuan sarana operasional PLKB ini sangat berguna bagi kegiatan KKB di Samarinda. Walaupun angka kelahiran  kecil hanya 1,7 persen tetapi yang menjadikan tingginya angka pertumbuhan penduduk di Samarinda  mencapai 3,8 persen, hal itu  disebabkan karena banyaknya pendatang atau migrasi dari daerah lain yang mencapai 2,1 persen,” katanya.

Syaharie Ja’ang meminta dan berharap kepada PLKB dengan adanya bantuan kendaraan operasional akan lebih giat memberikan penyuluhan dilapangan dan meminta kendaraan operasional untuk dipelihara dengan baik.

“Asesoris berupa box yang ada dibelakang  kendaraan jangan dibuka, karena itu untuk tempat menyimpan   barang-barang alat  kontrasepsi,” katanya.(Yans)

share on: