share on:
Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim, Eli Kusnaeli memberikan sambutan pada acara Peningkatan Kompetansi Dalam pemetaaan Perkembangan Program KKBPK Melalui Devinfo

IPKB Kaltim-Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kaltim Eli Kusnaeli mengungkapkan penambahan jumlah penduduk Kaltim dirata-ratakan sekitar 59.000 pertahun dengan laju pertumbuhan penduduk 2,24 persen pertahun.

“Jumlah penduduk Kaltim pada tahun 2012 tercacat sebanyak 3.250.125 jiwa kemudian pada tahun 2017 menjadi 3.575.449 jiwa,” katanya saat membuka acara peningkatan kompetansi dalam pemetaaan program KKBPK melalui Devinfo di Samarinda. Rabu.

Tingginya pertumbuhan penduduk Kaltim itu disebabkan dua faktor yakni faktor kelahiran dan faktor migrasi atau pendatang masuk ke Kaltim. Dari kedua faktor tersebut yang dominan adalah faktor migrasi.

Maskipun jumlah penduduk Kaltim sekitar 3,5 juta jiwa jika dibanding luas wilayah belum begitu padat, namun program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) bukan hanya masalah kuantitas tetapi juga masalah kualitas penduduk.

Lanjut Eli dengan jumlah penduduk yang besar tentunya harus diiringi dengan peningkatan kebutuhan hidup seperti sandang, pangan, papan ,energy, kesempatan kerja, kesehatan, pendidikan serta kebutuhan dasar lainnya.

Berdasarkan pendataan keluarga katanya pada tahun 2015 dari 633.730 keluarga terdapat 8,21 persen keluarga pra sejahtera yaitu keluarga-keluarga yang belum mampu memenuhi kebutuhan dasar minimal sandang, pangan dan papan.

Selain itu juga katanya jumlah penduduk Kaltim penyebarannya belum merata masih terpusat di daerah perkotaan sebesar 66 persen (Kota Samarinda, Balikpapan dan Kutai Kartanegara) dan sisanya 34 persen tersebar di beberapa kabupaten.

Eli menegaskan BKKBN melalui program KKBPK sangat tepat untuk mewujudkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat, sebab program kependudukan dan KB bukan semata-mata untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk tetapi lebih untuk meningkatkan kualitas penduduk.

“Program KKBPK sejalan dengan misi pembangunan pemerintah Provinsi Kaltim yaitu mewujudkan kualitas SDM yang mandiri dan berdaya saing tinggi serta mewujudkan infrastruktur dasar bagi masyarakat secara merata,”ujar Eli Kusnaeli (*)

share on: