share on:

Samarinda – Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga mengamanatkan bahwa penduduk sebagai modal dasar pembangunan merupakan titik sentral dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Oleh sebab itu Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur bersama RSUD I.A. Moeis dan DPPKB Kota Samarinda bekerjasama dalam menyelenggarakan Bhakti Sosial Pelayanan KB MOW Gratis dalam rangka Memperingati Hari Kartini Tahun 2022 pada Kamis (21/4).

Hadir secara langsung Plt. DeputiPengendalian Penduduk Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Dwi Listyawardani meninjau langsung Pelayanan KB yang dilakukan di RSUD I.A. Moeis yang didampingi oleh Direktur RSUD I.A. Moeis, Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur dan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Samarinda.

Dwi Listyawardani meninjau langsung pelaksanaan pelayanan pemasangan kontrasepsi Metode Operasi Wanita (MOW) kepada salah seorang akseptor di ruang operasi. Sebanyak 4 orang calon akseptor MOW siap dilayani pada hari itu.

Ia mengatakan pelayanan MKJP MOW merupakan kegiatan rutin yang terus dilakukan setiap tahun. Pelayanan MKJP MOW merupakan salah satu metode kontrasepsi jangka panjang yang digunakan untuk memutus kehamilan bagi pasangan yang sudah tidak ingin menambah anak.

“RSUD IA Moeis sudah menjalankan MOW secara rutin setiap tahun. Peminatnya di sini sudah ada dan rutin,” jelasnya.

Setiap tahun lanjut dia, pelayanan MOW terus diminati masyarakat. Namun dalam proses menjaring calon pasien, harus melalui berbagai tahapan dan prosedur yang ditentukan FLKB. Seluruh calon yang terjaring tersebut tidak serta merta bisa mengikuti pelayanan MOW. Akan tetapi harus discreening untuk menyatakan kelayakan medis. “Dilakukan screening karena tidak semua orang mau. Ada 18 orang, dan ternyata yang lolos 11 orang,” terang Dwi.

Dwi Listyawardani menerangkan syarat yang harus dipenuhi saat ingin melakukan MOW yakni jika ditinjau dari segi sosial pasien dengan usia lebih 30 tahun, memiliki anak minimal 2, dan anak paling kecil berusia 5 tahun, serta telah membuat pernyataan untuk tidak memiliki anak lagi dan menyatakan kesediaan mengikuti MOW.

Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur Karlina K. yang hadir menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang terlibat pada kegiatan ini.

“Semoga kerjasama dan kolaborasi ini dapat terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat serta mendukung pencapaian program pemerintah dalam Pelayanan Keluarga Berencana.” pungkasnya.*

share on: