share on:

Samarinda – Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur kembali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Instansi-instansi yang ada dalam SK Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi Kalimantan Timur dalam rangka Percepatan Penurunan Stunting pada Provinsi Kalimantan Timur di Ruang Tepian I Kantor Gubernur Kaltim pada Rabu (27/4).

Hadir secara langsung sekaligus membuka Kegiatan Rakor TPPS, Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Timur Hadi Mulyadi selaku Ketua Pelaksana TPPS Kaltim. Menurut dia, upaya pencegahan stunting penting dilakukan sedini mungkin. Tentunya dengan berkolaborasi dengan dinas, instansi, dan lembaga terkait. Sebab, permasalahan stunting ini tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, melainkan perlu dukungan, kerja sama dan sinergitas melalui program-programnya.

“Misalnya dari Dinas Pendidikan, guru-gurunya harus memberikan orientasi kepada siswanya yang akan memasuki usia pernikahan, bagaimana pernikahan yang ideal, bagaimana merencanakan kehidupan, sehingga para siswanya ada penambahan wawasan bukan saja terkait stunting tetapi juga kesadaran pola hidup sehat, tentang gizi, dan pentingnya berolahraga, sehingga kita bisa mengawal generasi yang sehat,” kata Hadi Mulyadi.

Ia kembali menegaskan pentingnya program Bangga Kencana. BKKBN tidak hanya mengurusi masalah KB dan 2 anak. Saat ini merencanakan keluarga merupakan hal yang utama yang menjadi tugas BKKBN bersama DKP3A Provinsi Kalimantan Timur. Sebab Indonesia akan menyongsong bonus demografi, sehingga akan ada generasi emas di tahun 2045. Hal ini dapat terwujud apabila generasi muda memiliki kualitas yang baik.

“Kalau kita ingin mewujudkan Indonesia emas yang dicanangkan Presiden, maka harus bekerja dengan serius.” Terang Hadi dalam arahannya pada Rakor TPPS.

Hadi Mulyadi meminta TPPS Kaltim melakukan penanganan stunting sampai pada tingkat Kecamatan, Kelurahan dan Desa. Dengan melibatkan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), tokoh agama, serta kader KB.

“Penanganan stunting harus menjadi tugas kita bersama, tidak hanya TPPS, namun juga Pemerintah Kabupaten/Kota, serta seluruh elemen masyarakat.” Pesan Hadi Mulyadi.

Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur Karlina K menyampaikan apresiasi kepada perwakilan instansi yang hadir dalam Rakor TPPS di Ruang Tepian I Kantor Gubernur Kaltim.

“Target penurunan stunting di angka 14 persen tentunya akan lebih mudah kita capai dengan kolaborasi dan kerja sama yang baik dari berbagai lintas sector baik instansi maupun masyarakat.” Pesan Karlina K.*

share on: