share on:
Kawasan Kampung KB Keledang Kencana di Kecamatan Samarinda Seberang.

Kampung Keluarga Berencana (KB) menunjukkan perkembangan cukup baik sejak dicanangkan Presiden Joko Widodo pada 2016. Sejak pencanangan tersebut setidaknya sudah terbentuk 226 Kampung KB yang tersebar di 10 kabupaten/kota se Kaltim.

“Alhamdulillah semenjak Kampung KB dicanangkan pada Tahun 2016, di Kaltim telah dibentuk 226 Kampung KB. 10 di antaranya merupakan Kampung KB Percontohan di 10 Kabupaten/Kota,” ungkap Ketua Kelompok Kerja (Pokja) KB Provinsi Kaltim, Moh Jauhar Efendi saat memimpin Rapat Tim Advokasi dan Pokja KB, di Ruang Rapat Tepian II, Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (21/5).

Jauhar yang didampingi Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim dan Kepala DKP3A Kaltim menyebut perkembangan Kampung KB diharapkan mampu mendukung pencapaian program pemerintah terkait pengendalian jumlah penduduk melalui program KB.

Dia berharap dengan Program Kampung KB, pengendalian penduduk serta kesejahteraan warga masyarakat dapat terwujud di Kaltim.

Terkait rapat, Jauhar mengaku ini merupakan rapat perdana semenjak dia diberi amanah sebagai Ketua Pokja KB Prov. Kaltim. Amanah ini berdasarkan Keputusan Gubernur Kaltim, Nomor 479/K.536/2018,  tanggal 1 November 2018, tentang Pembentukan Tim Advokasi dan Kelompok Kerja Kampung Keluarga Berencana Provinsi Kalimantan Timur.

Banyak masukan yang disampaikan selama rapat berlangsung sekitar 3 jam, baik masukan dari Tim Advokasi, maupun Bidang-Bidang dalam Pokja KB, seperti Bidang Pengendalian Kependudukan, Bidang Kesehatan, KB dan Kesehatan Reproduksi, Bidang Pemberdayaan Keluarga, Sosial, Ekonomi dan Perlindungan Anak, Bidang Pendidikan, Bidang Pertanian, Peternakan, Perikanan dan ESDM, Bidang Pemukiman dan Lingkungan serta Bidang Sekretariat.

“Terima kasih atas semua masukannya.  Semoga Program Kampung KB ke depan semakin optimal membantu pemerintah dalam pengendalian penduduk serta kesejahteraan warga masyarakat,” imbuhnya.(Rif)

share on: