share on:
Bupati Kutim, Ismunandar (kiri) dan disampingnya Kepala Biro Kepegawaian BKKBN RI, Djusni Meirida, Wakil Bupati Kasmidi Bulang serta Kepala Perwakilan BKKBN kaltim, Eli Kusnaeli saat peringatan Harganas ke XXV di Kabupaten Kutai Timur

IPKB Kaltim-  Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke XXV  tingkat Provinsi Kalimantan Timur, yang dipusatkan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim)  cukup meriah dan menyetuh lapisan masyarakat.

“Harganas  XXV tingkat Provinsi  Kaltim di pusatkan di Kota Sangatta ,Kabupaten Kutai Timur cukup meriah dan menyentuh semua lapisan masyarakat dengan digelar berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat setempat,” kata Kepala Biro Kepegawaian BKKBN RI, Djusni Meirida wakil dari BKKBN RI yang hadir pada puncak peringatan, Selasa (17/7).

Ia menyebutkan rangkaian kegiatan Harganas tersebut di antaranya memberikan pelayanan KB gratis kepada masyarakat, jalan sehat yang diikuti semua lapisan masyarakat, gelar dagang, berbagai lomba yang diikuti  sembilan dari sepuluh dari kabupaten dan kota   yang ada di   Provinsi Kaltim, sehingga pelaksanannya cukup meriah.

Selain itu pula peringatan Harganas di Kutai Timur melibatkan sejumlah mitra kerja seperti perusahaan-perusahaan besar  di antaranya perusahaan tambang batu bara, PT.Pupuk Kaltim dan perusahaan perkebunan kelapa sawit.

“Masyarakat disini  dengan  pihak perusahaan dan pemerintah daerah bisa menyatu  dalam memeriahkan serta mensukseskan program Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK)  khususnya  di Kutai Timur dan pada umumnya di Kalimantan Timur,” katanya.

Dia berharap kedepan  program KKBPK  dapat meningkat , membuat  SDM nya berkualitas  sehingga dapat meningkakan akselarasi  yang pada akhirnya  dapat meningkatkan kesejahteraan dan menurunkan angka kemiskinan di Kutim dan Kaltim.

Sementara itu Bupati Kutai Timur,Ismunandar berterima kasih kepada perwakilan BKKBN Kaltim yang memberikan kepercayaan kepada Kabupaten Kutai Timur menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan peringatan Harganas ke XXV tingkat Provinsi Kaltim.

“Hal ini memberikan motivasi bagi kami di Kutai Timur dalam memajukan program keluarga berencana,  menuju keluarga sejahtera,” katanya.

Ia mengajak kepada warga Kutai Timur untuk  bersama-sama mensuksekan  program KB , menjadikan  keluarga berencana dan sejahtera.

Ismunandar menilai keluarga berecana  bukan hanya berbicara tentang pengendalian penduduk, tetapi yang tidak kalah penting bagaimana bisa membangun keluarga yang bahagia

Di akuinya bahwa di Kutai Timur laju pertumbuhan penduduknya cukup tinggi, namun hal itu bukan disebabkan oleh tingginya angka kelahiran alami tetapi lebih banyak para pendatang, pencari kerja.

“Coba bayangkan penduduk Kutai Timur awal berdiri hanya 156.000 jiwa penduduknya,  namun saat ini sudah mencapai  hampir 500.000 jiwa. Berarti kegiatan investasi di Kutim mendorong transmigrasi spontan,” tutur Ismunandar. (*)

 

 

share on: