share on:

Samarinda – “Selamat bekerja. Semoga dapat melaksanakan tugas dan bekerjasama dengan baik dengan berbagai pihak agar program-program yang ada di BKKBN dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat Kalimantan Timur dan Indonesia”. Demikian disampaikan Gubernur Kalimantan Timur, Dr. Ir. H. Isran Noor, M.Si., saat mengukuhkan Dr. Sunarto, SKM, M.Adm.KP., sebagai Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur di Ruang Ruhui Rahayu Lantai 1 Kantor Gubernur, Kamis (14/7/2022).

Atas nama pemerintah provinsi dan masyarakat Kalimantan Timur, Isran Noor menyampaikan ucapan selamat kepada nahkoda baru Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi Kalimantan Timur, Sunarto sebagai Kepala Perwakilan BKKBN yang sebelumnya telah dilantik pada 23 Mei 2022 lalu oleh Kepala BKKBN Republik Indonesia di Jakarta.

Lebih lanjut dikatakan Mantan Bupati Kutai Timur ini, tugas besar dalam Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) dan Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi Kalimantan Timur sudah menanti untuk dikerjakan. Terbaru, telah diterbitkan Inpres No. 3 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memberdayakan serta memperkuat institusi keluarga melalui optimalisasi penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas di setiap desa/kelurahan.

“Inpres ini menginstruksikan kepada kita semua untuk bisa bekerjasama satu sama lain yang melibatkan kementerian lembaga, pemerintah daerah provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, kelurahan/desa sampai ke tingkat RT untuk membangun Kampung KB. Motor penggeraknya adalah BKKBN. Saat ini sudah terbentuk sebanyal 299 Kampung KB di Provinsi Kalimantan Timur. Dengan adanya Inpres ini, kita harapkan jumlahnya bisa bertambah. Karena desa maupun kelurahan se-Kalimantan Timur kurang lebih 1.038,” sebut Isran.

Pelaksanaan pembangunan Kampung KB, lanjut dia, tentu akan berjalan dengan lancar dan sukses atas kerja sama dan koordinasi dari berbagai stakeholder terkait, dari tingkat pusat dan daerah. Dengan harapan mampu menghasilkan keluarga berkualitas dengan karakteristik keluarga yang tenteram, mandiri dan bahagia yang pada akhirnya berkontribusi pada pembangunan negara secara luas.

“Membangun keluarga berkualitas harus dimulai dari yang paling kecil, paling awal, dimulai dari perencanaan sebelum menikah, dimana kedua pasangan yang akan menikah harus sehat dan usia cukup baru menikah, merencanakan kehamilan, melahirkan, hingga membesarkan dan mendidik anak-anaknya. Perencanaan ini juga dapat membantuk mencegah dan menurunkan angka stunting,” pesan Isran Noor.

Tampak hadir, anggota Forkopimda Kaltim, diantaranya Kepala Perwakilan BPK, Ketua Pengadilan Tinggi Agama, Kepala Stasiun RRI, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, beberapa orang perwakilan OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi, dan jajaran Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur.

share on: