share on:
Anggota Forum Antar Umat Beragama Peduli Keluarga Sejahtera dan Kependudukan (Fapsedu) Kaltim foto bersama pada acara sosialisasi dan konsolidasi di Hotel MJ Samarinda

IPKB Kaltim – Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur terus mengandeng sejumlah mitra dalam rangka meningkatkan peran masing-masing organisasi atau lembaga dalam mendukung program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan keluarga (KKBPK).

Salah satu mitra kerja BKKBN Kaltim adalah Forum Antar Umat Beragama Peduli Keluarga  Sejahtera dan Kependudukan (Fapsedu) yang dibentuk sejak   2011 lalu.

“Kami berharap peran dari Fapsedu ditingkatkan lagi terhadap program-program KKBPK, untuk itulah kita menggelar sosialisasi dan konsolidasi Fapsedu selama tiga hari,” kata Kabid Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera (KBKS) BKKBN kaltim, Suhartini ditemui usai membuka acara sosialisasi di Hotel MJ Samarinda, Senin.

Ia mengatakan Fapsedu memiliki peran yaitu  mampu melakukan  komunikasi, informasi dan  edukasi  (KIE) dan  mampu melakukan  advokasi dan penggerakan di masyarakat, khususnya di lingkungan keagamaan.

Anggota Fapsedu adalah terdiri dari para tokoh agama  baik Islam,Kristen, Protestan, Hindu, Budha dan Konghuchu. Melalui  kegiatan keagamaan dapat disampaikan program-program KKBPK.

Hartini menjelaskan biasanya melalui tokoh agama  yang menjadi panutan  masyarakat akan mudah menggerakan  masyarakat  menjadi  peserta KB , pendewasaan usia perkawinan bagi genarasi muda., mengatur  jarak kelahiran  serta  memberikan  pemahaman tentang keluarga sejahtera.

“Seperti itulah peran Fapsedu dalam membantu  BKKBN  melaksanakan program KKBPK,”katanya.

Sementara itu Ketua Fapsedu Kaltim, Agus Purnama menambahkan bahwa Fepsedu di Kaltim sudah terbentuk di 9 kabupaten/kota dan yang belum terbentuk hanya di Kabupaten Mahakam Ulu dan dalam waktu dekat akan di bentuk di Kabupaten tersebut.

“Peran Fapsedu adalah membantu mensukseskan program-program BKKBN dalam mewujudkan keluarga kecil sejahtera melalui peran tokoh tokoh agama tanpa mencampuri urusan keimanan pemeluknya,” ujar Agus Purnama.(*)

 

share on: