share on:
Inspektur Utama (Irtama) BKKBN-RI, Agus Sukiswo (kanan) didampingi Kepala perwakilan BKKBN Kaltim Eli Kusnaeli.

IPKB Kaltim –BKKBN-RI hingga saat ini masih mendapatkan penilian dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)-RI Wajar Dengan Pengecualian (WDP) terkait kinerja administari keuangan, program dan pembangunan zona integritas.

“BKKBN-RI dalam tiga tahun terakhir masih mendapat predikat WDP  sejak tahun 2014, 2015 dan 2016 dan mudah-mudahan 2017 bisa meningkat laporan keuangan BKKBN dan mendapatkan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), “kata Inspektur Utama (Irtama) BKKBN-RI, Agus Sukiswo di Samarinda, Jum’at (25/5)

Ia mengatakan belum tercapainya predikat WTP disebabkan  masih lemahnya   admistrasi dan pelaporan bukan karena adanya penyimpangan keuangan. Jadi sistim pelaporan dan pencatatan yang belum tertib.

Lanjut Sukiswo sehubungan dengan itu maka perlu dukungan BKKBN Perwakilan seluruh Provinsi untuk meningkatkan sistim administrasi dan pelaporan yang baik, karena laporan  reformasi birokrasi terpusat di Jakarta.

Menurutnya jika BKKBN-RI  ingin mendapatkan WTP  maka  seluruh perwakilan BKKBN di Provisni laporan keuangannya harus lebih baik sehingga bisa mendongkrak laporan  BKKBN yang ada dipusat.

“Kami berharap  laporan 2017 yang saat ini ada di BPK akan mendapatkan predikat WTP, jika  administtasi  dan pelaporan sudah berjalan baik, saya  yakin  BKKBN  akan mendapatkan WTP,” kata Sukiswo.

Adapun tujuan dirinya melakukan kunjungan kerja ke BKKBN Perwakilan Kaltim dalam rangka melihat sejauh mana kinerja yang sudah dibangun, baik kinerja keuangan, masalah program dan bagaimana pembangunan zona integritas serta bagaimana sistim pengendalian intern pemerintah

Sementara itu Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim, Eli Kusnaeli menambahkan terkait kunjungan Irtama ke Kaltim dalam memberikan pembinaan dan motivasi kepada seluruh pegawai perwakilan BKKBN untuk meningkatkan kinerja terutama dibidang administasi dan  pelaporan.

“Kami dari jajaran perwakilan BKKBN  Kaltim dengan didukung Pemerintah Provinsi Kaltim  serta pemerintah  kabupaten/kota berusaha untuk melakukan terbaik, baik dari administrasi, maupun pencapaian kinerja program,” ucap Eli.(*)

 

share on: