share on:
Peserta pelatihan meningkatkan kompetensi manajerial dan sosiokultural foto bersama dengan jajaran Perwakilan BKKBN.

IPKB Kaltim- Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Timur melatih sebanyak 32 orang Petugas Keluarga Berencana ( PKB) dan Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) untuk meningkatkan kompetensi  manajerial dan sosiokultural.

“Tenaga PKB/PLKB merupakan ujung tombak dilapangan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat sehingga perlu ditingkatkan sumber daya manusia (SDM) khususnya  dibidang manajerial,sosial dan budaya,”  kata Plh Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim Achmad Taqdir  ditemui usai membuka pelatihan di Samarinda, Selasa.

Ia mengatakan dalam menyampaikan program-program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) diperlukan seni, keahlian dan keterampilan dalam melakukan pendekatan dan penggerakan.

Taqdir menjelaskan dalam pelatihan ini para PKB/PLKB selain  mendapatkan  wawasan dan pengetahuan, mereka juga akan berbagi pengalaman dari masing-masing daerah . Setiap daerah berbeda kehidupan sosial dan budaya sehingga keahlian,kemampuan untuk berinovasi dalam mengembangkan juga berbeda-beda.

Diakuinya bahwa jumlah tenaga PKB/PLKB di Kaltim sangat minim tidak sebanding dengan jumlah desa/kelurahan yang ada. Idealnya satu tenaga PLKB memberikan pelayanan satu sampai dua desa, tetapi di Kaltim satu tenaga PLKB bisa melayani hingga lima desa.

“Meskipun demikian  untuk tahun ini Provinsi Kaltim mendapatkan dua tenaga PKB  dan non PKB atau staf  sebanyak 6  orang, sebab kewenangan rekrutmen pegawai ada di Menpan,” katanya.

Sementara itu panitia pelatihan Harlan Lelana mengatakan pelatihan peningkatan kompetensi  manajerial dan sosiokultural di ikuti sebanyak 32 peserta berasal dari kabupaten/kota se Kalimantan Timur.

“Pelatihan ini dilaksanakan secara bertahap, untuk saat ini merupakan angkatan pertama yaitu PKB /PLKB ahli atau mereka jenjang pendidikan S1. Selanjut akan menysusul, sebab pelatihan dilaksanakan sebanyak lima angkatan,” katanya.

Lanjut Harlan tujuan dari pelatihan ini untuk meningkatkan SDM, wawasan, pengetahuan,  keterampilan, kemampuan koordinasi dan manajerial para peserta dalam mengembangkan program KKBPK di daerahnya masing-masing. (*)

 

share on: