share on:

 

Plh Kepala BKKBN Provinsi Kaltim, Sudibyo saat memberikan sambutan pada kegiatan sinkronisasi promosi dan konseling kesehatan reproduksi antara Provinsi dan kabupaten/kota.

 

 

 

 

IPKB Kaltim- Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur  melakukan sinkronisasi promosi dan konseling kesehatan  reproduksi dengan perwakilan OPD KB kabupaten/kota se Kaltim agar tepat sasaran.

“Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan  pemahaman masyarakat tentang kesehatan reproduksi ,sehingga perlu dilakukan promosi dan konseling  terkait kesehatan reproduksi,” kata Plh Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim,Sudibyo di Samarinda, Rabu.

Diharapkan  dengan adanya kegiatan sinkronisasi  dapat meningkatkan peran serta para mitra kerja dalam  mempromosikan dan konseling kesehatan mengenai hak-hak reproduksi, seperti  pada kelompok-kelompok kegiatan, tokoh agama dan  tokoh  masyarakat.

“Untuk tahun ini difokuskan pada kelompok-kelompok kegiatan yaitu kelompok kegiatan Bina Keluarga Balita (BKB),Bina Keluarga remaja ( BKR) ,Bina Keluarga Lansia (BKL) dan Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS).

Menurutnya tahun sebelumnya telah dilakukan  hal yang sama difokuskan  pada mitra kerja yakni  tokoh agama dan  tokoh masyarakat .Hasilnya cukup signifikan  menambah pengetahuan dan kesadaran  masyarakat  mengenai kesehatan reproduksi dan Keluarga Berencana (KB).

Selain itu juga masyarakat dapat berkonsultasi kepada petugas medis di sejumlah fasilitas kesehatan seperti Puskesmas, Pusban serta  di sejumlah rumah sakitt.

Sudibyo menegaskan  pentingnya pengetahuan tentang kesehatan  reproduksi bagi seseorang . Adapun isu strategis yang dihadapi saat ini adalah  masih tingginya angka kematian  ibu dan bayi  serta banyaknya pasangan usia subur yang menderita kanker payudara.

Selain itu masih terdapat pernikahan dini usia dibawah 19 tahun , serta  permasalahan pada remaja seperti seks diluar nikah dan narkoba.

“BKKBN Kaltim bersama mitra kerja secara konsisten melakukan upaya promosi dan konseling terkait kesehatan reproduksi,”ujar Sudibyo.

share on: