share on:
Sejumlah PLKB non PNS mengikuti pelatihan teknis penyegaran berfoto bersama jajaran Perwakilan BKKBN Kaltim

IPKB Kaltim – Perwakilan BKKBN  Provinsi Kalimantan Timur  menggelar pelatihan teknis penyegaran (Refreshing) bagi tenaga  Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB )  non Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Kepala perwakilan BKKBN Provinsi Kaltim, Eli Kusnaeli mengatakan tujuan dari pelatihan teknis ini untuk menyegarkan atau merefres kembali pengetahuan-pengetahuan  tenaga PLKB yang telah didapat sebelumnya dan memberikan informasi-informasi yang terbaru (Update) tentang program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

“Tenaga PLKB adalah ujung tombak dalam mewujudkan keberhasilan  program KKBPK ditingkat lini lapangan sehingga perlu diberikan penyegaran  terhadap  pengetahuan dan program-program terbaru KKBPK,” katanya di Samarinda.

Eli menjelaskan bahwa jumlah tenaga PLKB di Provinsi Kaltim masih sangat kurang jika dibanding luas wilayah dan  jumlah desa yang dilayani. Di Provinsi Kaltim ada sebanyak 1.032  desa/kelurahan  terdiri dari 841 desa dan 191  keluarahan.

“Padahal idealnya satu  petugas PLKB melayani satu desa/kelurahan, tapi saat ini  rasionya  satu tenaga PLKB melayani  dua sampai empat desa/kelurahan,”katanya.

Menurut Eli,  BKKBN Kaltim sangat terbantu dengan adanya   pemerintah daerah yang melakukan rekrutmen  tenaga PLKB  non PNS, seperti  Kabupaten Kutai Timur, Kutai Kartanegara dan Kota Samarinda.

Adapun jumlah tenaga PLKB non PNS saat ini  yang telah direkrut  pemerintah Kabupaten Kutai Timur sebanyak 51 orang, Pemkab Kutai Kartanegara  sebanyak 40 orang dan Kota Samarinda 10 orang, sehingga jumlahnya 101 orang tenaga PLKB non PNS.

Dia berharap pengrekrutan tenaga PLKB non PNS diikuti oleh sejumlah  kabupaten lainnya di Kaltim, karena ini merupakan solusi mengurangi kesenjangan antara kebutuhan dengan jumlah tenaga penyuluh yang ada.

“Saya berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah melakukan rekrutmen terhadap tenaga PLKB karena sangat membantu dalam menyukseskan program KKBPK,” kata Eli. (*).

share on: