share on:

Samarinda – Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kalimantan Timur melakukan Pemutakhiran data keluarga yang berlangsung di salah satu Hotel ternama Jalan Untung Suropati Kota Samarinda, Kamis (9/9/2022).

Dasar pembaharuan pendataan keluarga ini, atas amanah Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 dan Peraturan Pemerintah Nomor 87 Tahun 2014. Terdapat dua poin penting dalam aturan tersebut. Di antaranya adalah kewajiban pemerintah untuk melakukan pendataan keluarga, serta pemutakhiran data wajib dilakukan dalam kurun waktu setahun sekali.

Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim Sunarto mengatakan, kegiatan ini di ikuti peserta dari 15 kabupaten/kota di Kaltim-Kaltara serta penyuluh KB yang terpilih yang mengikuti workshop ini dari tingkat provinsi hingga kelurahan. Selain itu, workshop ini diikuti pula secara daring oleh Manajer Pengelola, Manajer Data dan Supervisor yang nanti akan melaksanakan Pemutakhiran PK22 di masing-masing lokus wilayah terpilih.

 

Menurut Sunarto, dilakukannya pemutakhiran data guna mendapatkan dan mempertahankan agar data itu tetap update dan valid. Karena ketika data itu valid, pengguna data  dari OPD dan Lembaga manapun tentu tidak akan meragukan lagi.

“Ini hasil pendataan PK 2021 akan dimutakhirkan di PK tahun 2022. Itu wajib kita lakukan dan hari ini kami perwakilan BKKBN Kaltim melakukan kegiatan workshop pemutakhiran data yang kami sebut dengan Pemutakhiran PK 2022,” kata Sunarto.

Sunarto berharap, setelah diberi pemahaman mulai dari kebijakan dilakukan pendataan sampai dengan proses hasilnya nanti datanya betul-betul valid. Di sistem pendataan ini ada dua model, ada yang menggunakan smartphone ada juga formulir.

share on: