share on:

Samarinda – Pada Senin pagi (29/8), Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan pemusnahan 5.298 bundel arsip dengan cara dicacah. Pencacahan yang dilakukan di Gudang Kantor Perwakilan BKKBN ini dilakukan oleh Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur, Al Khafid Hidayat, S.Pd.I., dengan disaksikan oleh Drs. Subandi, M.Pd., selaku Arsiparis Ahli Madya BKKBN Republik Indonesia. Kegiatan dimaksud dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti Surat Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia, Nomor B-KN.00.03/117/2022 tentang Persetujuan Pemusnahan Arsip di BKKBN.

Subandi mengatakan salah satu cara menjaga dan melindungi rahasia instansi, rahasia negara adalah dengan pemusnahan arsip inaktif sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ditegaskannya pula, pengelolaan arsip khususnya pada seksi teknis dibutuhkan kehati-hatian, ketelitian dan kejelian karena meskipun arsip tersebut sudah puluhan tahun apabila dikemudian hari ternyata terkait permasalahan hukum, maka arsip dimaksud dibutuhkan sebagai alat bukti. “Semoga ke depan seluruh pegawai di Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur dapat mengerti dan mampu melakukan penataan arsip aktif serta pemusnahan arsip inaktif dengan lebih baik lagi,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan Subandi, pemusnahan arsip-arsip inaktif bertujuan agar di kemudian hari tidak disalahgunakan oleh pihak lain. Ia menjelaskan pemusnahan arsip in aktif yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2003 tentang Kearsipan yaitu dengan cara dibakar, dicacah menjadi bagian kecil-kecil, dikubur dalam lubang, pulping, penggunaan bahan kimia dan cara-cara lain yang memenuhi kriteria yang disebut dengan istilah musnah.

“Pemusnahan arsip dilakukan secara total sehingga tidak dapat dikenali lagi isi maupun bentuknya. Dengan pemusnahan arsip inaktif ini diharapkan dapat mengurangi penumpukan arsip/dokumen yang sudah tidak mempunyai nilai guna dan telah melampaui jangka waktu penyimpanan pengelolaan kearsipan”, ungkapnya.

Setelah dilakukan pemusnahan arsip, tentunya harus ditindaklanjuti dengan penghapusan dari daftar arsip Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur dengan membuat berita acara dan laporan hasil pemusnahan arsip serta melampirkan daftar arsip yang dimusnahkan. (Rapsmoau, Dokumentasi: Nurul Hidayah)

share on: