share on:
Sejumlah mitra BKKBN saat menggelar rapat koordinasi teknis kemitraan

IPKB Kaltim – Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kaltim, Eli Kusnaeli mengatakan keberhasilan program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) di daerah ini tidak terlepas dari peran dan dukungan para mitra kerja BKKBN.

“Keberhasilan Program KKBPK di Provinsi Kaltim berkat dukungan mitra kerja Pemerintah Provinsi Kaltim, kabupaten/kota, TNI, Akademisi, Dinas Kesehatan, LSM, aparat di kecamatan, kelurahan para penyuluh, tokoh masyarakat, tokoh Agama dan para kader,” katanya di Samarinda, Senin.

Ia mengatakan misi dari pemerintah Provinsi Kaltim sejalan dengan program BKKBN, salah satunya adalah dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Kaltim yang berkualitas dan berdaya saing. Guna mencapai SDM berkualitas maka perlu adanya koordinasi antara pemangku kepentingan.

Eli menjelaskan implementasi dari koordinasi dilakukan rapat koordinasi teknis kemitraan dengan sejumlah pemangku kepentingan, kemudian dilakukan berbagai kegiatan terpadu di kampung KB, kegiatan Kestauan Gerak PKK- KB Kes, Bhakti Manunggal KB Kes dan Bhakti IBI dan banyak kegiatan lainnya.

“Jika kita berkoordinasi dan bekerjasama dengan para mitra , maka terget-terget kepesertaan ber KB dan kesejahteraan akan meningkat,” katanya.

Dikemukakan Eli , angka kelahiran (TFR) di Provinsi Kaltim saat ini 2,7 yang berarti, jika dirata-ratakan jumlah keluarga memiliki 2-3 orang anak, sedangkan secara nasional TFR sudah mencapai 2,4 dari target 2,1.

“Provinsi kaltim harus bekerja lebih keras untuk menurunkan angka TFR, tujuan dari program KKBPK adalah untuk mengatur jarak kelahiran dan meningkatkan SDM yang berkualitas,” katanya.

Sementara itu Gubernur Kaltim di wakili Kepala Biro Kesejahteraan Sosial Pemprov Kaltim, Drs, Elto, Msi berharap dengan adanya Rakornis kemitraan yang digelar BKKBN ada kesepakatan-kesepakatan yang dihasilkan terutama berkaitan dengan kemitraan.

“Contoh kemitraan yang sudah dibangun yakni melalui “Kampung KB” di sejumlah desa di Kabupaten/kota,” katanya.

Menurutnya kemitraan seperti ini akan terus dibangun sehingga program pemerintah provinsi maupun BKKBN akan berjalan dan target dapat dicapai dengan baik.

“Jadi dengan adanya Rakornis kemitraan diharapkan ada rekomendasi yang bisa disampaikan kepemerintah secara berjenjang dari pemerintah kabupaten/kota, Provinsi dan pemerintah pusat,”kata Elto. (*)

share on: