share on:
Pertemuan BKKBN Kaltim dengan para Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) se Provinsi Kaltim

IPKB Kaltim – Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur menggelar pertemuan dengan  Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) se Provinsi Kaltim dalam rangka peningkatan kapasitas kinerja.

Kepala perwakilan BKKBN Kaltim,Eli Kusnaeli mengatakan pertemuan ini untuk meningkatkan kapsitas agar kinerja  mereka lebih bersemangat, tersistem, sikap dan wawasan menjadi meningkat,”

“Kita juga menghadirkan narasumber  Ketua Umum  Ikatan Praktisi dan Ahli Demografi  Indonesia  (IPADI) DR.Sudibyo Alimoeso, Deputi Keluarga Sejahtera dan Pembangunan Keluarga ( KSPK) dan  Gubernur Kaltim Isran Noor nantinya  memberikan  memberikan pencerahan  dan pengarahan peran PKB dan PLKB menyukseskan sesuai visi dan misi Provinsi Kaltim,” katanya.

Oleh karena itu ditekankan pada para PKB dan PLKB  bahwa  tantangan dilapangan yang dihadapi cukup banyak,karena beberapa indikator harus dicapai, itu semua yang melaksanakan operasional di lapangan para PKB dan PLKB .

“Jika para PKB dan PLKB cara kerjanya tidak efektif maka terget bisa tidak tercapai,Target di tahun 2019 adalah menurunkan  angka TFR dan  unmit need. Kemudian kegiatan bina-bina keluarga  seperti BKB,  BKR harus berjalan serta Kampung KB bisa berjalan dengan baik dan terus dikembangkan,” kata Eli.

Tantangan lain adalah letak geografis Kaltim yang cukup sulit dijangkau, sementara jumlah tenaga PLKB se Provinsi Kaltim terbatas  hanya 185 orang, sedangkan desa /kelurahan yang harus layani sebanyak 1.033 desa. Oleh sebab itu sambil menunggu penambahan  tenaga PLKB , PLKB yang ada harus  dibina dan kinerjanya harus efektif.

“Dimanapun di wilayah  Provinsi Kaltim program KKBPK harus hadir, tidak ada daerah yang jauh , pedalaman, terpencil dan perbatasan ditinggal, tetapi tetap  digarap,oleh karena itu PLKB harus bersemangat,”tutur Eli.

Sementara itu Gubernur Kaltim,Isran Noor di hadapan para peserta pertemuan meminta kepada seluruh PKB dan PLKB untuk bekerja maksimal dalam menjalankan tugas, meski honor penyuluh dirasa masih kecil, namun memberikan pelayanan kepada masyarakat merupakan kewajiban dalam bekerja.

Ia mengatakan berbicara dihadapan para PKB dan PLKB bukan minta dipuji, tetapi dia dapat  menyampaikan pengalaman, sekaligus bisa shering dengan para peserta yang hadir.

share on: