share on:

Samarinda – Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur kembali meraih apresiasi atas kinerja yang dilakukannya. Belum lama ini, Piagam Penghargaan sebagai Satuan Kerja (Satker) Terbaik dengan Transaksi Kartu Kredit Pemerintah (KKP) Terbesar diterima langsung oleh Sub Koordinator  Keuangan dan BMN, Putut Lingganingsih, S.Farm., Apt., yang mewakili Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur pada saat kegiatan Cashless Society Enlargement Melalui Digitalisasi APBN: Implementasi Penggunaan Kartu Kredit Pemerintah dan Digital Payment-Marketplace yang berlangsung di Hotel Selyca Mulia Samarinda, Rabu (13/7).

Berdasarkan hasil monitoring yang telah dilakukan Kanwil DJPb Provinsi Kalimantan Timur dapat diketahui bahwa perkembangan transaksi Kartu Kredit Pemerintah dan Digital Payment-Marketplace masih belum optimal. Hingga Semester I 2022, dari 235 Satker yang memiliki UP KKP, hanya 79 Satker (33,6%) yang aktif menggunakan Kartu Kredit Pemerintah. Sedangkan pada implementasi Digital Payment-Marketplace, hingga Juni 2022, dari target 60 satker yang harus direkrut dalam piloting Digipay, 54 Satker berhasil direkrut oleh KPPN. Namun, satker-satker tersebut belum melakukan transaksi pada platform Digipay. Pada tahun 2022 ini diperlukan langkah-langkah akselerasi penggunaan KKP dan Digipay untuk mendukung penerapan cashless society dan meningkatkan capaian penggunaan KKP dan Digipay dibandingkan tahun sebelumnya.

Menaggapi hal tersebut, Kepala Perwakikan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur, Dr. Sunarto, SKM., M. Adm.KP., menyampaikan rasa syukur dan terimakasih atas penghargaan yang telah dipercayakan kepada kami. Tak lupa kami juga sampaikan terima kasih untuk seluruh teman-teman yang telah mendukung.

“Digital Payment atau disingkat digipay adalah metode transaksi belanja barang yang berbasis teknologi online yang disarankan oleh Kementrian Keuangan guna mengurangi penggunaan uang tunai dan mencegah pelanggaran dalam kwitansi perbelanjaan. Dengan adanya Digital Payment ini diharapkan dapat mewujudkan Tata Kelola Anggaran yang lebih baik, transparan dan akuntabel melalui Digitalisasi Payment. Alhamdulillah kami sudah menggunakan KKP dan sangat terbantu dengan penggunaan transaksi non tunai ini. Mudah-mudahan success story ini dapat kami pertahankan dan bahkan ditingkatkan di masa mendatang,” ungkap Sunarto.

Selain Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur, penghargaan serupa juga diterima oleh Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Samarinda dan Pusat Pengendalian Pembangunan LHK Ekoregion Kalimantan.

Sebagai informasi, kemajuan teknologi yang terus berkembang pesat membawa berbagai dampak perubahan dalam kehidupan manusia, salah satunya perkembangan teknologi digital yang berperan serta dalam merubah pola dan model transaksi dalam bisnis dan investasi. Munculnya transaksi digital menjadikan proses transaksi keuangan pada hari ini menjadi facelesscashless, dan paperless.

Digital payment (digipay) merupakan transformasi belanja pemerintah khusus untuk uang persediaan (UP) di era digital secara cashless. Digipay merupakan langkah awal dalam penyediaan platform pengadaan barang/jasa yang dikembangkan oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan dengan sistem pembayaran menggunakan KKP dan/atau CMS VA bekerja sama dengan Bank Himbara untuk mewujudkan inovasi membangun ekosistem digital belanja negara, yang melibatkan satuan kerja (satker) pengelola UP, perbankan dan penyedia barang/jasa (UMKM) dengan berbasis pada suatu bank yang sama. (Rapsmoau, Dokumentasi: Kanwil DJPb Provinsi Kalimantan Timur)

share on: