share on:
Foto Ilustrasi

IPKB Kaltim.com-Saya baru melahirkan anak pertama dengan jahitan yang lumayan banyak karena dilakukan pengguntingan saat akan melahirkan. Lama masa nifas saya sekitar 32 hari, setelah itu tidak ada darah keluar lagi.

Lalu saya berkonsultasi KB dengan bidan dan saya akhirnya menggunakan pil KB.

Ketika melakukan hubungan suami istri pertama kali, saat penetrasi, miss v saya terasa sakit dan terdapat darah, namun tidak banyak hanya sedikit sekali.

Apakah itu berbahaya bagi kesehatan reproduksi saya? Lalu kapankah sebaiknya hubungan suami istri dilakukan pasca melahirkan?

Rani (Wanita Menikah, 26 tahun), candXXXX@doramail.com
Tinggi badan 158 cm dan Berat badan 52 kg

Jawaban

Pengguntingan (episiotomy) saat persalinan adalah hal yang biasa dilakukan agar persalinan pertama dapat lancar. Nyeri vagina saat hubungan intim pasca persalinan, petunjuk lubrikasi (pelendiran) vagina belum kembali normal.

Hal ini akibat kadar hormon prolaktin yang tinggi (terutama pada wanita menyusui), serta hormon estrogen yang rendah hingga vagina kering.

Bercak darah kemungkinan akibat pil KB yang mekanisme kerjanya masih dalam proses awal. Efek sampingnya kadang-kadang mengganggu siklus menstruasi.

Bila lubrikasi vagina belum optimal kendati pun foreplay dilakukan cukup lama, Anda bisa menggunakan KY-Jelly yang dioleskan pada dinding vagina.
Hubungan intim pasca melahirkan bisa dilakukan minimal 30 hari pasca persalinan.

Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.

Sumber: http://health.detik.com/read/2012/12/14/181302/2119074/1013/berdarah-saat-hubungan-intim-pertama-usai-melahirkan?l991101755

share on: